Selasa, 24 Januari 2017

Sepanjang 2016, 12 Warga Seruyan Tewas Akibat Kecelakaan

id Seruyan, Sepanjang 2016, 12 Warga Seruyan Tewas Akibat Kecelakaan, Polres Seruyan, Syahbuddin Nasution
Sepanjang 2016, 12 Warga Seruyan Tewas Akibat Kecelakaan
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah)
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Sebanyak 12 warga Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama tahun 2016.

"Jumlah korban tewas tahun 2016 mengalami penurunan jika dibandingkan korban meninggal tahun 2015 tercatat 15 orang," kata Kapolres Seruyan AKBP Syahbuddin Nasution di Kuala Pembuang, Rabu.

Mantan Kapolres Seram Bagian Barat ini mengatakan, selain jumlah korban tewas akibat laka lantas yang mengalami penurunan sebesar 20 persen, pada 2016 lalu jumlah korban yang mengalami luka ringan juga mengalami penurunan jika dibandingkan 2015, yakni sebanyak 61 orang.

Sedangkan untuk luka berat jumlahnya sama dengan 2015, yakni sebanyak tujuh orang, katanya.

Ia menambahkan, meskipun jumlah korban laka lantas mengalami penurunan, namun untuk korban kasus tabrak lari di "Bumi Gawi Hatantiring" justru mengalami peningkatan, yakni dari satu orang di 2015 menjadi lima orang di 2016.

Secara umum kecelakaan lalu lintas di Seruyan selain karena faktor human error dan jalan, kecelakaan juga dipicu karena faktor manusia yang lalai dan tidak taat pada aturan.

Selama ini kecelakaan lalu lintas banyak dikarenakan faktor kelalaian manusia, dan kecelakaan itu biasanya diawali dari pelanggaran, katanya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Seruyan IPTU Beno Hertanto menambahkan, perkara tabrak lari di Seruyan memang sulit diselesaikan karena minimnya saksi. Namun, sebagian perkara tabrak lari sudah berhasil diungkap dan diselesaikan oleh jajarannya.

"Ke depan kami meningkat sosialisasi kepada masyarakat serta memasang baliho atau spanduk peringatan agar warga waspada dan berhati-hati saat berkendaraan," katanya.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga