Selasa, 25 April 2017

Astaga!!! Tunggakan Iuran BPJS Palangka Raya Rp8 Miliar

id Palangka Raya, Kalimantan Tengah, BPJS, Tunggakan Iuran BPJS Palangka Raya Rp8 Miliar
Astaga!!! Tunggakan Iuran BPJS Palangka Raya Rp8 Miliar
Kepala Unit Umum dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Niskalasari di Palangka Raya, Senin (9/1). (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Tunggakan iuran pembayaran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah, per November 2016 mencapai Rp8 miliar lebih.

"Jumlah tunggakan tersebut masih dapat bertambah karena periode perhitungan tersebut baru sampai November 2016," kata Kepala Unit Umum dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Niskalasari di Palangka Raya, Senin.

Jumlah tunggakan tersebut berasal dari 13 wilayah kecamatan di antaranya Kecamatan Jekan Raya, Kecamatan Pahandut, Sabangau, Bukit Batu dan Kecamatan Rakumpit yang semuanya berada di wilayah administrasi "Kota Cantik" Palangka Raya.

Selain itu juga ada Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kecamatan Batang Merangin, Kecamatan Banturung, Kecamatan Pasar Minggu, Kecamatan Mentawa Baru dan Kecamatan Munuhing.

"Dari data itu jumlah tunggakan terbanyak berada di wilayah Kecamatan Jekan Raya yang mencapai Rp4 miliar lebih," kata Niskalasari.

Selanjutnya disusul warga di Kecamatan Pahandut dengan jumlah Rp2,6 miliar lebih, Kecamatan Sabangau sebesar Rp548 juta dan Kecamatan Bukit batu sebanyak Rp285 juta serta disusul tunggakan di wilayah kecamatan lain dengan nominal lebih kecil.

Dia berharap masyarakat peserta BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Katingan, Kapuas dan Kabupaten Gunung Mas untuk aktif dalam melakukan pembayaran iuran sebagai bentuk kewajiban peserta jaminan.

"Karena keaktifan peserta juga akan bermanfaat jika yang bersangkutan dalam proses layanan kesehatan. Jangan sampai akibat tidak membayar iuran layanan kesehatan yang dilakukan tak bisa dijamin oleh BPJS," katanya.

Guna mempermudah para peserta, kini BPJS Cabang Palangka Raya juga telah menyiapkan sekira 354 loket pembayaran.

"Pembayaran itu dapat dilaksanakan melalui transaksi di Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN)," kata Kepala BPJS Cabang Palangka Raya, Fitria Nurlaila Pulukadang.

Selain itu juga dapat dilakukan di melalui Payment Point Online Bank (PPOB) atau loket-loket pembayaran bertanda khusus.

"Hingga saat ini kerjasama chanel pembayaran sudah terjalin antara BPJS Kesehatan dengan PT. Pos Indonesia, Pegadaian, Alfamart, Indomaret, fastpay dan Apotek K-24, Circle K dan loket-loket pembayaran bertanda khusus," katanya.

Pernyataan itu diungkapkan dia pada acara sosialisasi pembayaran iuran kepada chanel pembayaran BPJS Kesehatan yang dihadiri sejumlah mitra penyedia loket pelayanan pembayaran kepesertaan.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga