Selasa, 25 Juli 2017

Ini Terus Dilakukan Satgas Saber Pungli Lamandau

id satgas saber pungli lamandau, pemkab lamandau, Tahan Sandy
Ini Terus Dilakukan Satgas Saber Pungli Lamandau
Guna memastikan publik mendapatkan pelayanan secara maksimal, Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Lamandau mengawasi langsung proses pemberian pelayanan. (Foto Antara Kalteng/Musa Reban)
Nanga Bulik (Antara Kalteng) - Walau belum ditemukan kasus pungutan liar (Pungli) di wilayah Kabupaten Lamandau, Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) terus melakukan pengawasan, terutama pada sektor pelayanan publik.

Wakil Ketua Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Lamandau, Drs Tahan Sandy, menjelaskan bahwa potensi terjadinya pungli sangat mungkin terjadi pada setiap bentuk pelayanan publik. Bila sampai terjadi pungli, akan merugikan masyarakat dan daerah.

"Tim terus meningkatkan pengawasan terhadap instansi-instansi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Pemantauan dilakukan secara rutin dengan trik dan cara tertentu, namun sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi pungli," jelas Tahan, Rabu.

Dikatakannya, sementara bagi instansi yang tidak bersinggungan langsung dengan publik tetap dilakukan pemantauan dengan cara-cara khusus. Tim terus melakukan koordinasi untuk mencegah agar pungli tidak terjadi dan aparatur yang melayani sadar bahwa pelayanan publik jangan dijadikan lahan mencari untung pribadi.

Satgas, urainya, terus berupaya agar pungli tidak terjadi, caranya dengan melakukan sosialisasi secara gencar. Tujuan sosialisasi agar pungli dapat dicegah sedini mungkin dan masyarakat dapat mendapatkan layanan secara maksimal.

“Pada prinsipnya, mencegah terjadinya pungli akan lebih baik daripada menindak. Dengan mencegah maka konsistensi penerapan aturan dalam melakukan pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik,” terang pria yang juga menjabat sebagai kepala Inspektorat tersebut.

Secara terpisah, Roni, warga RT 07 Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, mengungkapkan bahwa dirinya baru selesai melakukan pengurusan akta kelahiran anak pertamanya. Proses pengurusan berjalan lancar sesuai dengan aturan.

"Karena semua persyaratan pendukung sudah dipersiapkan, maka proses keluarnya akta kelahiran anak saya bisa dilakukan dalam hitungan jam. Cepatnya proses saya melengkapi persyaratan tidak lepas dari arahan petugas pelayanan yang memberikan penjelasan secara rinci dan mudah dimengerti," ucapnya. 

Editor: Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga