Riban Minta Perbankan Perkuat UMKM

id wali kota palangka raya, Riban Satia, Riban Minta Perbankan Perkuat UMKM

Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Wali Kota Palangka Raya, Dr Riban Satia meminta sektor perbankan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini memperkuat dan meningkatkan daya saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.

"Penguatan tersebut dapat berbentuk kemudahan dalam mengakses modal perbankan dan pelatihan serta pendampingan berkala dalam peningkatan keterampilan guna meningkatkan kualitas produk," katanya di Palangka Raya, Kamis.

Sehingga, lanjut Riban, UMKM mampu menjadi roda penggerak dan penopang utama perkonomian di wilayah "Kota Cantik" Palangka Raya.

Selain itu, dia juga berharap, perbankkan dapat memberikan masukan terkait upaya menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor sehingga mengurangi ketergantungan pemerintah kota dengan dana dari pusat.

Pernyataan itu diungkapkan dia, saat membuka resmi Kantor Kas BNI di Jalan RTA. Milono Palangka Raya.

CEO BNI Wilayah Banjarmasin, Muhammad Jufri mengatakan, pembukaan kantor kas tersebut merupakan upaya untuk mempermudah dan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang bertransaksi melalui BNI.

"Ini juga wujud kesungguhan BNI untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain itu juga bentuk keterlibatan dalam pembangunan di Palangka Raya yang tentunya sesuai dengan topoksi kami," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya melalui program yang telah ditetapkan juga siap meningkatkan kapasitas dan kualitas UMKM di kota ini, yang salah satunya melalui pemberian bantuan kredit lunak.

"Meski demikian, kami juga berharap `support` pemerintah. Tugas berat kita ialah mengembangkan UMKM melalui KUR yang harus di distribusikan masyarakat secara luas dan merata sehingga kita mampu mewujudkan penguatan dan pembangunan ekonomi di daerah pinggiran," katanya.

Di seluruh Kalimantan, sampai akhir April 2017 telah terdapat 145 gerai BNI yang terdiri dari 18 kantor cabang utama, 62 kantor cabang pembantu, 59 kantor kas, tiga sentra kredit menengah dan satu sentra kredit kecil.

Selain itu, ada satu "consumer dan retail loan center" (LNC), delapan layanan BNI gerak yang ditambah dengan 1.312 unit mesin ATM. Pihaknya pun menargetkan akan menambah lagi 12 gerai lainnya.

Pewarta :
Editor: Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar