Minggu, 24 September 2017

Walau Diguyur Hujan "Merah Putih" Tetap Dikibarkan, Bupati Ampera Terharu

id Barito Timur, Bartim, Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Walau Diguyur Hujan Merah Putih Tetap Dikibarkan
Walau Diguyur Hujan
Detik detik pengibaran Sangsaka Merah Putih oleh Paskibra saat diguyur hujan di halaman kantor Bupati Bartim, Kamis (17/8/17). (Foto Antara Kalteng/Habibullah)
Tamiang Layang (Antara Kalteng) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mengaku sangat terharu dengan Paskibra yang mengibarkan Sangsaka Merah Putih, walaupun diguyur hujan.

"Tahun ini saya sangat terharu, apalagi melihat pengibaran bendera walau pun hujan," katanya, Kamis.

Untuk itu, Ampera mengajak masyarakat bersatu dalam membangun daerah Bartim menuju "Bumi Jari Janang Kalalawah" dengan semangat perjuangan dan pantang menyerah.

Ampera juga menegaskan, apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan, membangun Indonesia akan ditindaklanjuti.

"Apa yang disampaikan Presiden kita, Kita akan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya," katanya.

Dalam mengisi kemerdekaan RI 72 dan HUT Bartim ke 15, pembangunan di Bartim akan dimaksimalkan. Menurutnya, masyarakat hendaknya bisa merasakan kemerdekaan dengan mendapatkan listrik. 

"Kita akan upayakan daerah yang belum dialiri listrik akan mendapatkan energi listrik," ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya akan berupaya maksimal menyampaikan bahwa ada beberapa wilayah desa yang masih memerlukan listrik. Kini, kewenangan masalah kelistrikan ada di Pemprov Kalteng.

"Kita akan usulkan ke Pemprov Kalteng dan PT PLN," katanya. 

Pria kelahiran 3 Agustus itu menyampaikan, ada enam Desa yang telah dialiri listrik selama ia memimpin Bartim. Hal ini merupakan upaya Pemerintah Daerah agar masyarakat juga merasakan nadi pembangunan.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga