Selasa, 17 Oktober 2017

Nahas! Seorang ABK Tewas Akibat Hempasan Tali Tambat Tongkang

id anak buah kapal tewas, tali tambat, tongkang, ABK tewas, barito selatan, barsel, buntok, kapal tongkang
Nahas! Seorang ABK Tewas Akibat Hempasan Tali Tambat Tongkang
Aparat kepolisian, Polsek Dusun Selatan saat olah TKP diatas tongkang tempat kejadian tewasnya Syafrizal (36) seorang ABK akibat hempasan tali tambat yang tersangkut tumpukan kayu di Dermaga Jelapat Buntok, Kamis (12/10/17). (Foto Polsek Dusun Selatan)
Buntok (Antara Kalteng) - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) tongkang pengangkut Cruide Palm Oil (CPO) di Dermaga Jelapat Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah tewas akibat hempasan tali tambat yang tersangkut tumpukan kayu.

"Korban bernama Syafrizal (36), warga Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Palayangan, Provinsi Jambi," kata Kapolres Barito Selatan, AKBP Yussak Angga melalui Kapolsek Dusun Selatan, AKP Budiono, di Buntok, Kamis.

Ia mengatakan, peristiwa kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang ABK meninggal dunia itu terjadi diatas tongkang pengangkut CPO, Bg. Citra Nabati 123 pada Kamis (12/10) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi ketika kapal hendak berangkat, dan tali toing atau tali tambat yang terikat pada tiang tambat didaratan yang berjarak 150 meter dilepaskan.

"Karena tali tersangkut tumpukan kayu, dan sampah dibawah dermaga, menyebabkan 15 orang pekerja tidak mampu melepaskannya sehingga tali ditarik menggunakan kapal TB Kawan Kita 01," ujarnya.

Pada saat ditarik menggunakan kapal lanjut dia, tali tambat yang masih tersangkut tersebut kencang secara tiba-tiba, dan menghempas kearah korban yang sedang berdiri didekat tali diatas kapal tongkang pengangkut CPO itu.

"Akibatnya Syafrizal terpental, dan kepalanya terbentur lantai tongkang yang terbuat dari besi, dan korban pun mengalami luka serius pada bagian pelipis kirinya," ucap Kapolsek.

Kemudian kata dia, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Buntok menggunakan mobil pick up pengangkut pasir, dan pada saat dilakukan perawatan Syafrizal akhirnya meninggal dunia.

Ia menambahkan, jenazah korban sementara masih berada di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dan rencananya akan dibawa pulang kekampung halamannya di Jambi.

"Saat ini kita memanggil kapten, dan ABK kapal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,"demikian Kapolsek Dusun Selatan AKP Budiono.

Editor: Ronny

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga